|
|
Sinopsis Buku: Menjadi bangsa adalah sebuah konsep yan dinamis. Indonesia hari ini adalah Indonesia yang sama dengan apa yang dinyatakan sebagai bangsa pada tanggal 28 Oktober 1928, maupun sebagai negara berdaulat yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Tetapi, karena dinamisme itu pula konsep berbangsa dan bernegara itu juga mengalami perkembangan.Di tengah gelombang perubahan zaman, dan karena tuntutan dinamika internal sendiri, akan selalu relevan merumuskan kembali apa makna menjadi bangsa Indonesia. Kita perlu menelaah ulang hakikat bangsa dan negara kita. Dalam proses itu, kita memerlukan peneguhan kembali ikatan batin dan komitmen semua komponen bangsa terhadap cita-cita nasional kita, kalau perlu dengan koreksi terhadap yang lama, dengan penajaman, dan penambahan, dengan semangat pembaharuan terus-menerus.Dengan menoleh ke belakang, kita akan menemukan mutiara berharga yang akan menjadi modal besar perjalanan kita ke depan. Dengan visi menerawang ke depan, kita berusaha mengatisipasi masa yang belum tiba, dengan jiwa besar dan optimisme yang akan menguatkan kita dalam mengarungi gelombang perubahan.
Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!
Buku Lainnya oleh Nucholish Madjid:
 | Rp 45.000 Rp 38.250 Semua agama unik, sekaligus memiliki segi-segi persamaannya. Memang ada perbedaan yang fundamental, namun bisa jadi apa yang dipandang berbeda itu ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku yang dikarang oleh Nucholish Madjid »
| Tentang Pengarang:
 Tokoh kelahiran Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939, ini menjalani pendidikan SR IV di Bareng (1953); Madrasah Al Wathaniah di Mojoanyar (1953); KMI Pesantren Gontor Ponorogo, Gontor (1960); Fakultas Sastra dan Kebudayaan Islam IAIN Syarif Hidayatullah di Jakarta (1968); Universitas Chicago, AS (doktor, 1984); Alliance Francaise di Jakarta (1962). Nurcholish Madjid seorang yang aktif sejak muda. Ia pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar HMI (1966-1971); Presiden Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara (1967-1969) dan Assistance Secretary General II FSOF (1968-1971). Kemudian ia menjabat sebagai Pemimpin Umum, majalah Mimbar Jakarta (1973-1976); Direktur Lembaga Kebajikan Islam, Samanhudi Jakarta (1874-1976); Peneliti Leknas-LIPI, (1976-1984); Staf Ahli IPSK, LIPI (1981-sekarang). Kini ... [ selengkapnya]
|
Buku Sejenis Lainnya:
oleh Harmanto Edy Djatmiko
Rp 30.000 Rp 25.500 Bagi saya karakter bangsa adalah bagian dari upaya pembangunan nasional yang memang harus didukung oleh karakter kebangsaan yang kuat dilandasi oleh ... [selengkapnya] | oleh Sularto, St
Rp 36.000 Rp 30.600 Beberapa tokoh antara lain Dewi Fortuna Anwar, Y.B. Mangunwijaya, Nurcholish Madjid, Sri Mulyani Indrawati, Ichlasul Amal, Marie Muhammad, ... [selengkapnya] | oleh Sulastomo
Rp 36.000 Rp 30.600 Berbagai permasalahan terus mendera bangsa Indonesia. Krisis ekonomi, krisis kebangsaan, serta krisis jatidiri; semuanya membahayakan eksistensi ... [selengkapnya] | Negara, Ekonomi, Masyarakat, Transisi oleh Donald K. Emmerson
Rp 65.000 Rp 55.250 Menyajikan informasi yang menyeluruh, bijak, jelas, dan enak dibaca tentang komposisi Orde Baru dan kejatuhannya. Kehancuran ekonomi, kerusuhan, yang ... [selengkapnya] |
Lihat semua buku sejenis »
 Advertisement
|
|