Cari berdasarkan:











Ajal Bergeming di Hadapan Cinta 
oleh: gabriel garcia marquez
> Seni & Budaya

List Price :   Rp 24.000
Your Price :    Rp 19.200 (20% OFF)
 
Penerbit :    Pinus Book
Edisi :    Soft Cover
ISBN :    979-99007-1-9
Bahasa :    Indonesia
 
Sinopsis Buku:
Penjelajahan menikmati keragaman budaya menjadi aktivitas menyenagkan bila dilakukan dengan membaca karya sastra. Buku ini layaknya peta budaya lima benua yang menyajikan karya sastra yang telah dipilih tanding dari para pujangga sastrawan dunia. Peta budaya ini menjadi penting untuk membangun pengertian antar-budaya dan kehidupan sehari-hari mereka. Sehingga kita bisa menerima dan mengerti mereka seolah-olah mereka kita anggap tetangga sebalah rumah.

Buku ini berisi tentang kisah-kisah: tradisi seppuku di Jepang, yaitu tradisi bunuh diri yang menjadi pilihan pengarangnya sendiri dalam kisah Bocah Lelaki yang Menulis Puisi; pandangan masyarakat Turki tentang wanita karir pada cerita Sebuah Kisah Mesum; konflik emosi seorang imigran pencari kedamaian di Australia dalam cerita Demonstrasi;tentang akibat perang dalam kehidupan sehari-hari warga Nigeria yang menjadi garapan apik Chinua Achebe dalam kisah Perdamaian Sipil; dan masih banyak kisah memikatnya.




Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!



Buku Sejenis Lainnya:
oleh Dina Y. Sulaeman
Rp 63.000
Rp 53.550
8 tahun tinggal di Iran, traveling keliling Iran, penulis buku best seller Doktor Cilik Hafal dan Paham Al-Qur'an. Dalam perjalanan itu, kami ...  [selengkapnya]
oleh Purwadmadi Atmadipurwa
Rp 65.000
Rp 55.250
“Saya belum lelah,” begitu ditulisnya dalam otobiografinya, 1992, dan juga diucapkannya berulang-ulang pada peringatan 70 tahun usianya (1998). Tahun ...  [selengkapnya]
oleh Junus Melalatoa
Rp 25.000
Rp 21.250
Tradisi, termasuk seni tradisi, bukanlah suatu yang sudah selesai, berhenti, dan beku. Tradisi yang merupakan pengetahuan dan acuan sosial budaya ...  [selengkapnya]
oleh Suryadi
Rp 12.000
Rp 10.200
Kebudayaan Minangkabau yang beragam, didukung oleh masyarakatnya yang secara histories hidup dalam tradisi bahasa (Minang) ragam lisan, meskipun ...  [selengkapnya]


Lihat semua buku sejenis »




Advertisement