|
|
Sinopsis Buku: Sampailah di satu saat. Hidup adalah sketsa-sketsa yang terlihat di balik jendela pada pagi-pagi kita membukanya, membiarkan matahari masuk menerobos kamar. Langkah-langkah yang kita ayun sejak pintu rumah hingga melintas jalan-jalan, hutan-hutan, padang-padang, dan gunung-gunung. lalu kita kembali lagi ke rumah pada setiap hari kita bergegas menghadap dunis. Di rumah, di rumahlah kita menemukan diri berbaring, tak pernah ke mana-mana, tak pernah berkata-kata. Tapi, rumah yang mana?
Sekarang di sini aku, terkatung-katung pada kontinen makna. Laut yang keras, kota yang deras, benak yang terperas. Di sini aku bertahan terus sebagai diri, menambal retak-retak, menahan gempuran daya yang membelah-belah, bergerak saja ke depan. Di sini aku, berkuat mengingat arti lahir di dunia, memahami lemparan nasib, menerka maksud jatuhnya Adam dan Hawa, menyingkap kepungan dunia, melompat-lompat, mengurai-urai, memaknai saja segalanya. Di sini aku menjaga kilauan api dalam diri, menjaga gelora, beriak dalam temaram, bertahan tak padam. Resensi Buku:
Jadilah yang pertama untuk meresensi buku ini!Buku Sejenis Lainnya:
![]() Advertisement |



My BukaBuku
Cart
Help








